
Gelas demi gelas telah kuayap
Semua ini demi mendapatkan ketenangan sukma
Benarlah kata taulanku, tak semua ihwal harus dihadapi dengan keadaan sadar
Terkadang kita perlu sesat akal menghadapi angkara dunia yang penuh teka - teki
Laksana kaum kapitalis yang mendulang laba bermodal konspirasi
Tanpa memikirkan nasib kaum jelata yang kian hari kian tertulang.
Perkara takhta dan rupiah, mereka mendatangkan pandemi dan berlagak seolah - olah semua itu berasal dari Almalik
Kaum jelata pun terpedaya, dengan kepolosannya melakukan berbagai tradisi untuk menolak wabah yang merenggut nyawa kapan saja.
Begitulah yang terjadi di negeri Tunaaksara ini.
Menunggu wakil rakyat yang sadar posisi untuk berbakti, tak gampang mabuk jabatan dan materi.(Najwa Shihab)
Namun lain pula realitasnya
Banyak wakil rakyat yang lengar
Abai akan fungsinya
Dan melalaikan kepentingan orang bawahan
Pagi buta datang dengan akad yang molek dan air tuba diberikan dikemunca.
Kuungkapkan ini sebagai seorang alkoholis, semua yang kulakukan bukan untuk terlihat bandel apalagi serakah umpama kaum besar perut, tapi aku hanya ingin bahagia dengan cara yang tidak salah.
Kupang, 26 Marer 2020
Redemptus De Ferento Olla
Komentar
Posting Komentar